Home         Who Am I         Corner         Rate Card         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist
Showing posts with label Pia Devina. Show all posts
Showing posts with label Pia Devina. Show all posts

10 October 2016

Roma - Pia Devina | Winner Announcement

31550217




Baca juga yaa.. (Roma - Pia Devina)

Holaa..

Alhamdulillah.. Akhirnya Giveaway #NovelRoma berkolaborasi dengan Penerbit Grasindo, kak Pia Devina dan host blog tour lainnya selesai juga.

Thank you buat Penerbit Grasindo, kak Pia Devina dan host blog tour lainnya yang sudah ikut mendukung, meramaikan Giveaway #NovelRoma ini. Happy banget, senang bisa bekerja sama dengan Penerbit Grasindo, kak Pia Devina dan host blog tour lainnya. Amat sangat berkesan, karena bukunya bikin susah move on, jatuh cinta sama karyanya plus setting tempatnya dan nggak sabar menunggu karya selanjutnya, nggak lupa juga pertanyaan untuk giveawaynya benar-benar bikin bingung milihnya. Ini yang diajakkin semacam kayak curcolan beneran deh. Bikin kudu minum green tea latte  buat milih pemenangnya.

3 October 2016

Roma - Pia Devina | Blog Tour, Giveaway



31550217Judul : Roma
Penulis : Pia Devina
Penerbit : Grasindo
ISBN : 9786023756537

And the blurb..

Sejak awal, aku tidak yakin bisa merestui pernikahan Mama dengan Terenzio Lambardi, seorang pria berkebangsaan Italia. Tapi, demi kebahagiaan Mama, haruskah aku tetap bersikap egois? Aku ingin Mama bahagia. Mengiyakan rencana pernikahan yang akan berlangsung di Roma—dan mau tidak mau membawaku serta ke Kota Abadi itu.
-Chalinda Noemi.

Sejak awal, gadis itu tidak tampak menyenangkan. Dingin dan menjaga jarak. Sialnya, aku memerlukan bantuannya untuk membebaskanku dari hukuman yang diberikan orangtuaku. Yang benar saja, aku kan bukan anak kecil lagi. Bersama dengannya ke Ostia Lido, memulai segalanya. Ternyata gadis itu memerlukan pertolongan.
-Maurizio Folliero.

Sejak awal, gadis itu terlihat murung. Kakinya terluka karena menubruk tubuhku. Aku ingin menolongnya. Bukan hanya karena kakinya yang terkilir, tapi karena mendung yang membayangi wajahnya.
-Ryan Watkins.

Di Roma, kebersamaan telah mengikat Chal dan Maurizio dalam usaha melarikan diri dan upaya mencari jawaban atas jati diri Terenzio. Ryan Watkins pun hadir di antara mereka, siap mengulurkan tangan saat Chal tenggelam dalam kegundahan.

Di Kota Abadi ini lah, sebuah perjalanan tentang kisah cinta, persahabatan, dan keluarga yang rumit telah dimulai.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...